Rais NU Banjar Ajak Ngaji Kitab Risalah Aswaja Karya Mbah Hasyim
Banjar, NU Online
Memberikan pemahaman terkait Ahlussunah Wal Jama'ah An Nahdliyah secara lebih mendalam kepada nahdliyin memang langkah yang tepat di masa sekarang ini.
Oleh
karena itu Rais Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar Jawa
Barat KH Mu'in Abdurrohim mengajak warga nahdliyin di Kota Banjar untuk
mengaji kitab Risalah Ahlussunah Wal Jama'ah karya Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy'ari.
Acara
rutinan ngaji kitab karya Mbah Hasyim tersebut dilaksanakan di Kantor
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar dan dihadiri oleh
PCNU dan banomnya serta puluhan warga nahdliyin, Rabu (11/4) malam.
Dikatakan, hidup harus selalu belajar dibarengi mengaji, namun untuk membuat orang untuk mau mengaji tidak boleh dengan paksaan.
"Mengajak orang tidak boleh memaksa," ujarnya.
Dijelaskan
bahwa ketika orang akan mempelajari Islam langsung dari Al-Qur'an dan
Hadits maka tidak mungkin bisa dilakukan. Hal tersebut bisa dicontohkan
ketika mau minum air panas dari tremos dan langsung diminum tanpa
menggunakan gelas maka yang terjadi akan kepanasan. Jadi untuk belajar
tentang Islam harus melalui para kiai
dan ulama.
"Karena kita hidup tidak di masa Rasulullah," katanya.
Disampaikan
bahwa sejarah peci hitam yang selalu dikenakan oleh Presiden Soekarno,
dulu Presiden Soekarno pernah meminta saran kepada KH Wahab Hasbullah
Jombang tentang penampilannya ketika memakai peci hitam, dan diakui
bahwa dengan memakai peci hitam terlihat lebih karismatik. (Wahyu Akanam/Muiz)
https://www.nu.or.id/post/read/88671/rais-nu-banjar-ajak-ngaji-kitab-risalah-aswaja-karya-mbah-hasyim
Comments
Post a Comment